Langsung ke konten utama

Untuk di post















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Who's Better?!

Judul               : Manakah Kelompok Islam yang Lebih Baik? NU, Muhammadiyah, atau Lainnya Penulis             : Akmal Burhanuddin Source             : http://www.pustakamadrasah.web.id/2015/12/manakah-kelompok-islam-yang-lebih-baik.html Artikel             : Pertanyaan: Teman saya pernah ditanya oleh seorang aktivis MMI (Majelis Mujahidin Indonesia), Ustad Abdullah namanya. "Manakah kelompok yang lebih baik diantara umat Islam, Salafy yang berjuang dengan fokus Tholabul Ilmi, atau Jamaah Tabligh yang menyeru orang untuk sholat di Masjid, atau Hizbut Tahrir yang memperjuangkan Kekhalifahan, atau PKS yang berjuang di Parlemen, atau NU yang Islam kultural, atau Muhammadyah yang berjuang di sektor pendidikan"? begitu tan...

Beriman atau Kafir? Pilihan Ummat Manusia

SECARA ETIMOLOGI iman adalah percaya . Saudara-saudara Yusuf berkata kepada ayah mereka, yang artinya: “Dan engkau tentu tidak akan percaya kepada kami, sekalipun kami berkata benar.” (QS. Yusuf: 17) Sedangkan menurut TERMINOLOGY syariat, iman adalah percaya kepada Allah, malaikat-malaikat Allah, kitab-kitab Allah, rasul-rasul Allah, hari kemudian, dan takdir Allah; baik maupun buruk. Inilah jawaban yang disampaikan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam kepada Jibril alaihissalam . Iman menurut syariat mencakup perkataan dan perbuatan, karena iman adalah keyakinan, perkataan, dan perbuatan. Keyakinan di hati, mengucapkan dengan lisan. Mengamalkan di hati, lisan, dan seluruh anggota badan. Dalil menunjukkan amalan-amalan termasuk dalam iman adalah firman Allah, yang artinya: “Dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sungguh, Allah Maha Pengasih, Maha Penyayang kepada manusia.” (QS. Al-Baqarah: 143) Yaitu, Allah tidak akan menyia-nyiakan sholatmu, sepert...

Fluktuasi Iman

IBNU ABDILBARR berkata, "Iman bertambah dan berkurang". Inilah keyakinan yang dianut sekelompok ahlus sunnah, fuqaha, dan ahli fatwa dari berbagai wilayah. Di antara dalil-dalilnya adalah firman Allah, yang artinya: "Untuk menambah keimanan atas keimanan mereka (yang telah ada)."   (QS. Al-Fath: 4) Dan firman-Nya, yang artinya: "Dan yang demikian itu menambah keimanan dan keislaman mereka."   (QS. Al-Ahzaab: 22) Nabi shalallahu 'alaihi wasallam  bersabda kepada kaum wanita, "Aku tidak melihat wanita-wanita kurang akal dan agama, namun mampu mengalahkan orang-orang berakal, melebihi kalian."  [1] At-Turmudzi berkata dalam bab kesempurnaan iman bahwa, "Iman itu dapat bertambah dan berkurang."  Selanjutnya dalam bab ini, At-Tirmidzi menyebutkan hadits Aisyah ia berkata, "Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda, 'Sesungguhnya orang-orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik budi peke...